Allah Subhanahu wa Ta’ala menjadikan kewajiban menggunakan hijab
sebagai tanda ‘Iffah (menahan diri dari maksiat). Allah Subhanahu wa
Ta’ala berfirman (yang artinya): “Hai Nabi!
Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri
orang mu’min: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh
mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal,
karena itu mereka tidak diganggu.” (Q.S. Al-Ahzab: 59)
Hijab Itu Adalah Ketaatan Kepada Allah Dan Rasul
Allah Subhanahu wa Ta’ala telah mewajibkan ketaatan kepada Allah dan
Rasul-Nya berdasarkan firman Allah Subhanahu wa Ta’ala (yang artinya):
“Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mu’min dan tidak pula bagi
perempuan yang mu’minah, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan
suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan
mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka
sesungguhnya dia telah sesat, dengan kesesatan yang nyata.” (Q.S. Al-Ahzab: 36)
Termasuk dalam pengertian taat dalam ayat Qur’an diatas adalah
taatnya seorang wanita dalam menutup aurat dan cara berpakaian mereka.
Ayat tersebut menjelaskan bagi yang tidak taat mereka adalah sesat
dengan kesesatan yang nyata.
Allah Subhanahu wa Ta’ala juga memerintahkan kaum wanita untuk
menggunakan hijab sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta’ala (yang
artinya): “Dan katakanlah kepada wanita
yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara
kemaluan-nya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali
yang (biasa) nampak dari padanya.” (Q.S An-Nur: 31)
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman (yang artinya): “Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang jahiliyah.” (Q.S. Al-Ahzab: 33)
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman (yanga artinya):
“Apabila kamu meminta suatu (keperluan) kepada mereka (istri-istri
Nabi), maka mintalah dari belakang tabir. Cara yang demikian itu lebih
suci bagi hatimu dan hati mereka.” (Q.S. Al-Ahzab: 53)
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman (yang artinya): “Hai
Nabi! Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan
istri-istri orang mu’min: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke
seluruh tubuh mereka.” (Q.S. Al-Ahzab: 59)
Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda: “Wanita itu aurat” maksudnya adalah bahwa ia harus menutupi tubuhnya.
Hijab Itu ‘Iffah (Kemuliaan)
Allah Subhanahu wa Ta’ala menjadikan kewajiban menggunakan hijab
sebagai tanda ‘Iffah (menahan diri dari maksiat). Allah Subhanahu wa
Ta’ala berfirman (yang artinya): “Hai Nabi!
Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri
orang mu’min: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh
mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal,
karena itu mereka tidak diganggu.” (Q.S. Al-Ahzab: 59)
Itu karena mereka menutupi tubuh mereka untuk menghindari dan menahan
diri dari perbuatan jelek (dosa), “karena itu mereka tidak diganggu”.
Maka orang-orang fasik tidak akan mengganggu mereka. Dan pada firman
Allah “karena itu mereka tidak diganggu” sebagai isyarat bahwa
mengetahui keindahan tubuh wanita adalah suatu bentuk gangguan berupa
fitnah dan kejahatan bagi mereka.
Hijab Itu Kesucian
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman (yang artinya):
“Apabila kamu meminta suatu (keperluan) kepada mereka (istri-istri
Nabi), maka mintalah dari belakang tabir. Cara yang demikian itu lebih
suci bagi hatimu dan hati mereka.” (Q.S. Al-Ahzab: 53)
Allah Subhanahu wa Ta’ala menyifati hijab sebagai kesucian bagi hati
orang-orang mu’min, laki-laki maupun perempuan. Karena mata bila tidak
melihat maka hatipun tidak berhasrat. Pada saat seperti ini, maka hati
yang tidak melihat akan lebih suci. Ketiadaan fitnah pada saat itu lebih
nampak, karena hijab itu menghancurkan keinginan orang-orang yang ada
penyakit di dalam hatinya, Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman (yang
artinya): “Maka janganlah kamu tunduk dalam berbicara sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya.” (Q.S. Al-Ahzab: 32)
Mengapa Wanita Wajib Memakai Hijab (Jilbab) ?
kembali
hanya sekedar rindu.. melihat dalam kenangan semua kenakalanmu, keusilanmu, dicampurbaur kan dengan kegilaan dan ketidakjelasan ku dulu membuat ku rindu. sangat rindu. (ups)
walaupun kini berbeda, tak pernah lagi muncul ke-usil-an mu yang begitu membuatku salah tingkah. alamak. ketika mengingatnya lagi, membuatku menertawakan diriku sendiri, "betapa bodohnya aku! mudah tertipu dengan trik gampangan seperti itu" tetapi semuanya berlalu seiring waktu, dan ada takdir yang membuatnya berbeda saat ini.
jika kita bisa berbicara dengan waktu, banyak sekali yang ingin kutumpahkan rayuan untuknya agar segera memberi kembali detik-detik yang telah lewat, dan merasakan ke-seru-an itu sekali lagi. namun tak bisa, semua telah diatur, entah rahasia apa yang disimpan rapi olehNya, Sang Maha Perangkai Episode terindah dalam hidup, yang merangkai hikmah manis di dalamnya. aku tidak kecewa dengan ketetapan waktu. setidaknya aku berharap suatu saat nanti Allah bisa membantuku merasakannya kembali.
menunggu? tak apa
walaupun kini berbeda, tak pernah lagi muncul ke-usil-an mu yang begitu membuatku salah tingkah. alamak. ketika mengingatnya lagi, membuatku menertawakan diriku sendiri, "betapa bodohnya aku! mudah tertipu dengan trik gampangan seperti itu" tetapi semuanya berlalu seiring waktu, dan ada takdir yang membuatnya berbeda saat ini.
jika kita bisa berbicara dengan waktu, banyak sekali yang ingin kutumpahkan rayuan untuknya agar segera memberi kembali detik-detik yang telah lewat, dan merasakan ke-seru-an itu sekali lagi. namun tak bisa, semua telah diatur, entah rahasia apa yang disimpan rapi olehNya, Sang Maha Perangkai Episode terindah dalam hidup, yang merangkai hikmah manis di dalamnya. aku tidak kecewa dengan ketetapan waktu. setidaknya aku berharap suatu saat nanti Allah bisa membantuku merasakannya kembali.
menunggu? tak apa
~::*Wahai Kau Pasangan Tulang Rusuk Yang Allah Pilih Untukku*::~
sumber: http://andikaalbanjariiiyahoocom.blogspot.com/2011/04/wahai-kau-pasangan-tulang-rusuk-yang.html
Wahai kau pasangan tulang rusukku
Siapa n dimanakah kau aku menunggu Saat khitbah kau nyatakan padaku
Kuharap saat itu indah
dalam penantianku
Aku hanyalah sebutir pasir dihamparan luas
Dilahiran dengan suka cita
Dibesarkan dalam kasih keluarga
Dengan harapan suatu saat aku bisa bahagia
Menemukan kekasih sejati yang memberikan cinta
Mengasihi dengan tulus apa adanya
Wahai kau pasangan tulang rusukku
Harapan tulus kuhatur untukmu
Semoga kau bisa berikan semua tu
Menjadikanku insan bahagia dengan kasihmu
Membuatku dekat pada Illahi Robbi ku
Selalu merindukan kehadiranmu
Tuk beribadah bersama dalam naungan kasih sayangmu
Menciptakan istana tahajud dalam sujud panjang bersamamu
Menggapai kerido'an dan surga Illahi Robbi ku
Saat janji indah sehidup semati kau ucap untukku
Disaat kau halalkan aku bagimu
Semoga saat tu adalah awal pengabdianku
Menjadi makmum yang sholeha bagimu
Mengabdikan diri sepenuh jiwaku
Berjuang bersama menegakkan panji islam itu tekadku
Kau adalah yang terindah bagiku
Segala ucapanmu adalah sebuah titah bagiku
Selama itu baik dalam syari'atku
Dengan ikhlas aku akan jalani n menjujung tinggi perintahmu
Bersama arungi bahtera kehidupan baru
Menciptakan keluarga sakinah mawardah warrohmah n barokah
Menjadi madrasah indah bagi buah hati kita
Membentuk mujahid n mujahidah
Yang ditangannya ada semangat jihad
Menegakkan panji-panji islam
Berjuang dengan hati n jiwanya sebagai syuhada'
Dengan balutan kasih sayang yang indah
Dengan keterbatasan yang ada padaku
Kau hadir sebagai penyempurnaku
Rengkuh aku dalam kasihmu saat aku berada dalam kelemahanku
Ketika amarah merajai hidupku
Jadikan dirimu penyejuk hati dengan senyuman tulus n perhatianmu
Bimbing aku dengan kasih lembut mu
Agar dunia ini selalu indah bersamamu
Aku adalah tulang rusuk yang bengkok
Akan tetap bengkok jika kau biarkan itu
Akan patah jika kau paksa luruskan aku
Hanya kasih lembutmu yang bisa lakukan itu
Karena kau adalah nahkoda bagiku
Ku hanya ingin gapai keridhoanmu wahai pasangan tulang rusukku
Karena ridhomu adalah ridho Illahi Robbii ku
Kala ikhlasmu menghantarkanku ke surga itu
Saat diri ini menutup mata meninggalkanmu
Untaian do'a kan senyuman ikhlas kan mengantarkanku
Karena kau adalah kunci surga itu.
Semoga Bermanfa'at
Bilamana catatan ini dirasa bermanfaat bagi Para Sahabat ?
Maka Sebarkanlah
semoga membawa PERUBAHAN ke yang lebih baik bagi Bangsa ini & menjadi amal jariyah bagi kita semua,aamiin... :-)
"Barang siapa MENUNJUKKAN pada KEBAIKAN ,
maka baginya PAHALA seperti orang yang MELAKUKANnya ." (HR.Muslim)
ƸӜƷ.¸¸¸.••..ƸӜƷ..••.¸¸¸.ƸӜƷ
Wahai kau pasangan tulang rusukku
Siapa n dimanakah kau aku menunggu Saat khitbah kau nyatakan padaku
Kuharap saat itu indah
dalam penantianku
Aku hanyalah sebutir pasir dihamparan luas
Dilahiran dengan suka cita
Dibesarkan dalam kasih keluarga
Dengan harapan suatu saat aku bisa bahagia
Menemukan kekasih sejati yang memberikan cinta
Mengasihi dengan tulus apa adanya
Wahai kau pasangan tulang rusukku
Harapan tulus kuhatur untukmu
Semoga kau bisa berikan semua tu
Menjadikanku insan bahagia dengan kasihmu
Membuatku dekat pada Illahi Robbi ku
Selalu merindukan kehadiranmu
Tuk beribadah bersama dalam naungan kasih sayangmu
Menciptakan istana tahajud dalam sujud panjang bersamamu
Menggapai kerido'an dan surga Illahi Robbi ku
Saat janji indah sehidup semati kau ucap untukku
Disaat kau halalkan aku bagimu
Semoga saat tu adalah awal pengabdianku
Menjadi makmum yang sholeha bagimu
Mengabdikan diri sepenuh jiwaku
Berjuang bersama menegakkan panji islam itu tekadku
Kau adalah yang terindah bagiku
Segala ucapanmu adalah sebuah titah bagiku
Selama itu baik dalam syari'atku
Dengan ikhlas aku akan jalani n menjujung tinggi perintahmu
Bersama arungi bahtera kehidupan baru
Menciptakan keluarga sakinah mawardah warrohmah n barokah
Menjadi madrasah indah bagi buah hati kita
Membentuk mujahid n mujahidah
Yang ditangannya ada semangat jihad
Menegakkan panji-panji islam
Berjuang dengan hati n jiwanya sebagai syuhada'
Dengan balutan kasih sayang yang indah
Dengan keterbatasan yang ada padaku
Kau hadir sebagai penyempurnaku
Rengkuh aku dalam kasihmu saat aku berada dalam kelemahanku
Ketika amarah merajai hidupku
Jadikan dirimu penyejuk hati dengan senyuman tulus n perhatianmu
Bimbing aku dengan kasih lembut mu
Agar dunia ini selalu indah bersamamu
Aku adalah tulang rusuk yang bengkok
Akan tetap bengkok jika kau biarkan itu
Akan patah jika kau paksa luruskan aku
Hanya kasih lembutmu yang bisa lakukan itu
Karena kau adalah nahkoda bagiku
Ku hanya ingin gapai keridhoanmu wahai pasangan tulang rusukku
Karena ridhomu adalah ridho Illahi Robbii ku
Kala ikhlasmu menghantarkanku ke surga itu
Saat diri ini menutup mata meninggalkanmu
Untaian do'a kan senyuman ikhlas kan mengantarkanku
Karena kau adalah kunci surga itu.
Semoga Bermanfa'at
Bilamana catatan ini dirasa bermanfaat bagi Para Sahabat ?
Maka Sebarkanlah
semoga membawa PERUBAHAN ke yang lebih baik bagi Bangsa ini & menjadi amal jariyah bagi kita semua,aamiin... :-)
"Barang siapa MENUNJUKKAN pada KEBAIKAN ,
ƸӜƷ.¸¸¸.••..ƸӜƷ..••.¸¸¸.ƸӜƷ
senyumlah
bismillah~
saya ataupun aku, apapun kata yang menggambarkan tentang dirimu, maka tetaplah menjadi dirimu yang sebenarnya, jika perangai mu seperti anak kecil yang lucu, bersemangat, dan pantang menyerah, pertahankanlah, yang negatif dari sifat kekanakan dibuang saja, jika perangaimu selalu ingin berbicara, pertahankanlah, kendalikan agar dia tak membuatmu tergelincir, mudah kan?
tak perlu malu ketika seseorang mencemooh mu dengan "hey anak kecil" atau "kau tak pantas disebut dewasa" atau "kau terlalu cerewet" jika memang desain itulah yang Allah tentukan untukmu, maka syukuri. tak perlu kau dengar cibiran-cibiran dari lisan-lisan kotor tersebut, yang bisanya hanya mencela orang lain. ketahuilah bahwa mereka-mereka itu, tersiksa dengan dirinya sendiri, mengapa? karena mereka... belum memiliki integritas dan menemukan jati diri mereka.. dan mereka sadar bahwa anda berada di atas mereka, sehingga mereka berusaha merendahkan anda dengan lisan-lisan itu, so stay cool cause syukur aja! ;)
oleh karenanya, tersenyumlah saudaraku~ hidup ini kau yang rajut, maka jalanilah dengan kebahagiaan :)
#catatan kecil ketika senja menyapa#
saya ataupun aku, apapun kata yang menggambarkan tentang dirimu, maka tetaplah menjadi dirimu yang sebenarnya, jika perangai mu seperti anak kecil yang lucu, bersemangat, dan pantang menyerah, pertahankanlah, yang negatif dari sifat kekanakan dibuang saja, jika perangaimu selalu ingin berbicara, pertahankanlah, kendalikan agar dia tak membuatmu tergelincir, mudah kan?
tak perlu malu ketika seseorang mencemooh mu dengan "hey anak kecil" atau "kau tak pantas disebut dewasa" atau "kau terlalu cerewet" jika memang desain itulah yang Allah tentukan untukmu, maka syukuri. tak perlu kau dengar cibiran-cibiran dari lisan-lisan kotor tersebut, yang bisanya hanya mencela orang lain. ketahuilah bahwa mereka-mereka itu, tersiksa dengan dirinya sendiri, mengapa? karena mereka... belum memiliki integritas dan menemukan jati diri mereka.. dan mereka sadar bahwa anda berada di atas mereka, sehingga mereka berusaha merendahkan anda dengan lisan-lisan itu, so stay cool cause syukur aja! ;)
oleh karenanya, tersenyumlah saudaraku~ hidup ini kau yang rajut, maka jalanilah dengan kebahagiaan :)
- Widy J.S -
#catatan kecil ketika senja menyapa#
Delete
Bismillah
Ketika kita sangat menginginkan episode "terburuk" dalam hidup kita bisa terhapus, maka saya sadar bahwa karena episode itulah saya bisa menggunakan pola pikir, dan Lifestyle yang lebih baik.
Ketika kita sangat menginginkan episode "terburuk" dalam hidup kita bisa terhapus, maka saya sadar bahwa karena episode itulah saya bisa menggunakan pola pikir, dan Lifestyle yang lebih baik.
-Widy J.S-
change
bismillah
hembusan angin lembut membawaku ke sebuah perenungan, tersadar akan semua hal yang tiba-tiba saja berubah.
hatikupun menuntut agar aku semakin dewasa dalam menyikapi keadaan, dengan tetap memiliki semangat anak kecil, yang optimisnya tiada terkira, fufufu.Satu per satu mimpi-mimpiku terwujud, saatnya kembali merangkai mimpi-mimpi baru. mimpi-mimpi yang diiringi ridho-Nya,
kembali melihat semua berubah, tempatku menuntut ilmu dalam jenjang yang lebih tinggi, perkenalanku dengan orang-orang yang semakin luas, dan hijab yang kupakai. aku menyentuh lembut kain yang lumayan panjang ini, yang menutupi sebagian besar tubuhku. waktu pertama kali memakainya, entah kenapa, aku merasakan kenyamanan, keamanan, kebahagiaan, dan kelegaan atas kegelisahanku selama ini, yang telah mengetahui hukum-hukum dan syarat-syaratnya namun belum juga terealisasikan dalam amal, dan kini berbeda :) seorang teman menyapaku, teman yang baru pertama kali melihat penampilan baruku ini, "widy, jilbabnya panjang yaa.." aku hanya tersenyum, dan menjawabnya dengan hati, "aku tak tahu apakah kau sudah mengerti atau belum, yang jelas, ini adalah perintah Rabb-ku.." dan temanku yang lain, teman yang berbeda, kami telah lama kenal, sejak pertemuan dalam jalan dakwah, menyapaku, dengan "barakallahu fiik ukhtiiiiiii... " meloncat ke arahku dan memelukku dengan erat lalu menyalamiku, "kapan yaa aku juga bisa nyusul?" aku tertawa. alhamdulillaah aku bisa dengan mudahnya memakainya, mengingat banyak sekali akhwat harus melewati cobaan berat untuk itu. kembali aku mengucap pada saudariku itu, "Doakan aku istiqomah ya ukh."
hembusan angin lembut membawaku ke sebuah perenungan, tersadar akan semua hal yang tiba-tiba saja berubah.
hatikupun menuntut agar aku semakin dewasa dalam menyikapi keadaan, dengan tetap memiliki semangat anak kecil, yang optimisnya tiada terkira, fufufu.Satu per satu mimpi-mimpiku terwujud, saatnya kembali merangkai mimpi-mimpi baru. mimpi-mimpi yang diiringi ridho-Nya,
kembali melihat semua berubah, tempatku menuntut ilmu dalam jenjang yang lebih tinggi, perkenalanku dengan orang-orang yang semakin luas, dan hijab yang kupakai. aku menyentuh lembut kain yang lumayan panjang ini, yang menutupi sebagian besar tubuhku. waktu pertama kali memakainya, entah kenapa, aku merasakan kenyamanan, keamanan, kebahagiaan, dan kelegaan atas kegelisahanku selama ini, yang telah mengetahui hukum-hukum dan syarat-syaratnya namun belum juga terealisasikan dalam amal, dan kini berbeda :) seorang teman menyapaku, teman yang baru pertama kali melihat penampilan baruku ini, "widy, jilbabnya panjang yaa.." aku hanya tersenyum, dan menjawabnya dengan hati, "aku tak tahu apakah kau sudah mengerti atau belum, yang jelas, ini adalah perintah Rabb-ku.." dan temanku yang lain, teman yang berbeda, kami telah lama kenal, sejak pertemuan dalam jalan dakwah, menyapaku, dengan "barakallahu fiik ukhtiiiiiii... " meloncat ke arahku dan memelukku dengan erat lalu menyalamiku, "kapan yaa aku juga bisa nyusul?" aku tertawa. alhamdulillaah aku bisa dengan mudahnya memakainya, mengingat banyak sekali akhwat harus melewati cobaan berat untuk itu. kembali aku mengucap pada saudariku itu, "Doakan aku istiqomah ya ukh."
Bersua
Bismillah
waaah.. setelah beberapa lamanya, baru buka blog kesayanganku ini :3 let's clean the blog with new fresh words.
pekan penerimaan mahasiswa baru telah terlewati, sangat mengasyikkan. bertemu orang-orang unik, sesama minat di psikologi. hari-hari berlalu dihiasi ramai oleh canda, tawa, hangatnya keakraban yang terjalin begitu singkat. love it
ada hal-hal yang kini kusadari, sebagai hasil diskusi kami bersama dosen yang kan menuntun kami kelak dalam perkuliahan bahwa, kita hidup untuk belajar, dan belajar untuk hidup. serta bagaimana terjun ke dalam suatu pergaulan dengan tetap mempertahankan jati diri kita.
rasanya ingin melayang mengucap syukur atas segala nikmat yang telah Allah limpahkan kepada diri ini sebagai manusia yang lemah, tiada daya kecuali dari-Nya saja, alhamdulillah alaa kulli haal. thankyou for all the gifts. and make me stay for the truth and keep istiqomah (hoping)
waaah.. setelah beberapa lamanya, baru buka blog kesayanganku ini :3 let's clean the blog with new fresh words.
pekan penerimaan mahasiswa baru telah terlewati, sangat mengasyikkan. bertemu orang-orang unik, sesama minat di psikologi. hari-hari berlalu dihiasi ramai oleh canda, tawa, hangatnya keakraban yang terjalin begitu singkat. love it
ada hal-hal yang kini kusadari, sebagai hasil diskusi kami bersama dosen yang kan menuntun kami kelak dalam perkuliahan bahwa, kita hidup untuk belajar, dan belajar untuk hidup. serta bagaimana terjun ke dalam suatu pergaulan dengan tetap mempertahankan jati diri kita.
rasanya ingin melayang mengucap syukur atas segala nikmat yang telah Allah limpahkan kepada diri ini sebagai manusia yang lemah, tiada daya kecuali dari-Nya saja, alhamdulillah alaa kulli haal. thankyou for all the gifts. and make me stay for the truth and keep istiqomah (hoping)
Subscribe to:
Posts (Atom)


